RLI, Cikarang – Pernah terpikir kalau instalasi listrik yang tampak “sepele” di rumah sebenarnya bisa berdampak besar pada keselamatan keluarga? Di balik tembok dan langit-langit rumah, ada jaringan kabel yang harus dipasang dengan cermat. Dan ini bukan tugas yang bisa diserahkan kepada sembarang orang. Mengandalkan teknisi listrik bersertifikat bisa jadi keputusan kecil yang menyelamatkan Anda dari risiko besar.

Resiko jika instalasi listrik tidak berstandar resmi

  • Korsleting Listrik: Pemasangan kabel yang salah atau tidak rapi mudah memicu arus pendek (korsleting). Akibatnya peralatan elektronik bisa rusak. Korsleting yang tidak ditangani juga bisa menimbulkan percikan api dan memicu kebakaran.
  • Kebakaran: Arus listrik yang tidak terkendali akibat kesalahan instalasi bisa membuat suhu meningkat hingga membakar benda di sekitarnya. Banyak kasus kebakaran rumah yang berawal dari sambungan kabel yang keliru.
  • Keselamatan diri: Akibat paling fatal dari instalasi sembarangan adalah bahaya pada keselamatan penghuni. Listrik yang tersengat manusia bisa menyebabkan luka bakar parah, kejang, atau bahkan kematian.
  • Kerusakan Perangkat: Kesalahan pemasangan sering kali menyebabkan gangguan sistem listrik. Peralatan rumah tangga bisa cepat rusak atau tidak berfungsi optimal akibat tegangan tidak stabil. Hal ini akhirnya menambah pengeluaran karena harus mengganti atau memperbaiki alat elektronik.
  • Pelanggaran Standar: Instalasi tidak berlisensi biasanya tidak memenuhi standar keamanan (PUIL, SNI, dll). Hal ini meningkatkan risiko kecelakaan listrik. Contohnya, pemasangan dekat sumber air atau kabel berkapasitas kecil di area beban tinggi adalah pelanggaran yang berbahaya. Oleh karena itu sangat penting instalasi dilakukan oleh ahli terlatih sesuai regulasi.

Manfaat menggunakan teknisi listrik bersertifikat

  • Keamanan Terjamin: Teknisi bersertifikat telah diuji kompetensinya. Mereka memasang sistem sesuai standar keamanan (PUIL/SNI) dan mengetahui prosedur proteksi.
  • Kualitas Instalasi dan Efisiensi: Ahli berlisensi menggunakan material berkualitas tinggi dan bersertifikat SNI yang sesuai kebutuhan listrik rumah Anda.
  • Kepatuhan Regulasi: Teknisi resmi memahami aturan pemerintah terkait instalasi. Semua pekerjaan dilakukan sesuai ketentuan (PUIL, persyaratan PLN, izin bangunan, dsb).
  • Jaminan Kualitas dan Garansi: Banyak teknisi bersertifikat memberikan garansi hasil kerja. Artinya, jika ada masalah setelah pemasangan (misalnya korsleting atau kerusakan komponen), mereka akan memperbaikinya tanpa biaya tambahan dan siap melakukan perbaikan hingga tuntas.
  • Profesionalisme dan Keselamatan Kerja: Teknisi berlisensi tentu lebih terbiasa memakai alat pelindung (helm, sarung tangan isolasi, sepatu khusus) dan mengikuti prosedur keselamatan kerja. Mereka juga mengetahui aturan keamanan PUIL dan menerapkannya, sehingga penginstalan dilakukan dengan tingkat risiko yang lebih rendah.

Tips memilih teknisi listrik terpercaya

  • Rekam Jejak dan Pengalaman: Pilih teknisi atau perusahaan yang memiliki pengalaman dan rekam jejak baik. Minta referensi atau cek ulasan pelanggan sebelumnya. 
  • Lisensi dan Sertifikasi Resmi: Pastikan teknisi tersebut tersertifikasi resmi. Sertifikat resmi (misal Sertifikat K3 Listrik, Kompetensi Instalasi Listrik Domestik) menunjukkan bahwa ia telah lulus uji kompetensi. Jangan ragu meminta nomor sertifikat atau menanyakan kapan dan di mana ia dilatih.
  • Kualitas Material dan Standar Keselamatan: Periksa apakah teknisi menggunakan komponen berkualitas (kabel dan peralatan dengan label SNI). Teknisi andal juga akan menggunakan APD (helm, sarung tangan isolasi, sepatu tahan listrik) saat bekerja. Material standar dan prosedur keselamatan yang tepat menjaga instalasi Anda lebih awet dan bebas risiko.
  • Estimasi Biaya dan Garansi: Sebelum mulai kerja, mintalah estimasi biaya dan jadwal yang jelas. Tanyakan juga tentang jaminan pekerjaan. Teknisi yang profesional akan memberi garansi atau pelayanan purna jual jika ada kerusakan. Jaminan ini penting agar Anda tidak menanggung rugi sendirian bila terjadi masalah.
  • Komunikasi yang Jelas: Pilih teknisi yang responsif dan mau menjelaskan rencana kerja. Komunikasi yang baik memudahkan Anda memahami apa yang akan dilakukan dan mengurangi kesalahpahaman. Jika teknisi susah dihubungi atau kurang kooperatif, lebih baik cari pilihan lain.
  • Tanyakan Estimasi Waktu: Profesional biasanya memberikan jadwal pengerjaan yang masuk akal dan tidak menunda-nunda. Hindari teknisi yang memberi harga murah tapi menyelesaikan pekerjaan lama tanpa alasan jelas.

Memilih kabel listrik yang tepat sangat penting untuk memastikan instalasi listrik berjalan aman, stabil, dan tahan lama. Salah satu produk yang banyak dipercaya oleh para teknisi dan kontraktor adalah Kabel Listrik NYM merek Jembo. Dikenal dengan kualitasnya yang unggul, kabel ini menjadi andalan untuk kebutuhan instalasi rumah tinggal, gedung perkantoran, maupun fasilitas industri.

Melalui PT Rumah Listrik Indonesia sebagai mitra resmi penyedia kabel Jembo, kini Anda bisa mendapatkan kabel NYM yang terjamin keasliannya dengan pelayanan terbaik.

1. Terjamin Aman dan Bersertifikat

Kabel NYM Jembo sudah melalui berbagai pengujian teknis dan memenuhi standar keselamatan kelistrikan, seperti SNI dan standar internasional lainnya. Dibuat dengan tembaga berkualitas tinggi dan isolasi kuat, kabel ini mampu menahan beban arus listrik tanpa cepat panas. Hal ini menjadikannya pilihan ideal untuk penggunaan jangka panjang yang aman.

2. Isolasi Ganda yang Tahan Kondisi Ekstrem

Kabel ini dilapisi isolasi PVC berkualitas tinggi yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga tahan terhadap suhu ekstrem, kelembaban tinggi, dan tekanan mekanis. Perlindungan berlapis ini menjadikan kabel NYM Jembo minim risiko korsleting dan gangguan listrik yang bisa membahayakan penghuni rumah maupun pengguna gedung.

3. Instalasi Lebih Tertata dan Aman

Meski memiliki struktur yang kokoh, kabel NYM Jembo tetap mudah diatur dalam instalasi permanen. Cocok untuk jalur lurus maupun menempel di dinding, kabel ini memudahkan teknisi menciptakan jalur kabel yang rapi dan minim gangguan, sekaligus memastikan instalasi lebih tahan lama dan aman.

4. Tahan Lama dan Hemat Perawatan

Dengan material premium dan proses produksi yang presisi, kabel Jembo dikenal memiliki usia pakai yang panjang. Ini membuatnya menjadi investasi yang tepat untuk bangunan Anda, karena mengurangi biaya perbaikan atau penggantian kabel di kemudian hari.

Dapatkan Kabel Jembo Asli di PT Rumah Listrik Indonesia

Sebagai mitra resmi kabel Jembo, PT Rumah Listrik Indonesia menyediakan berbagai pilihan Kabel NYM Jembo asli dan bersertifikat. Produk tersedia dalam berbagai ukuran dan panjang sesuai kebutuhan, dengan layanan pengiriman cepat dan profesional ke seluruh wilayah Indonesia.

Percayakan kebutuhan kabel listrik Anda pada penyedia terpercaya. Hubungi PT Rumah Listrik Indonesia hari ini dan pastikan instalasi listrik Anda menggunakan produk yang aman, andal, dan berkualitas.

Kita sering memikirkan soal jenis kabel, tebal konduktor, atau merek kabel saat ingin memasang instalasi listrik. Tapi ada satu komponen yang kerap disepelekan padahal perannya sangat penting: pelindung atau insulasi kabel. Insulasi kabel yang andal sangat penting demi menjaga kelancaran kerja, keselamatan, dan keberlangsungan operasional. Kabel setiap hari menghadapi tekanan lingkungan dan operasional, dari suhu panas, kelembapan, gesekan, sampai risiko gigitan hewan. Sayangnya, sebagian besar kabel hanya punya insulasi tipis. Tanpa insulasi yang tepat, bahkan kabel berkualitas tinggi pun bisa rusak sebelum waktunya. Lalu, seberapa penting sebenarnya insulasi kabel dalam menjaga performa listrik harian kita?

Kenapa Kabel Butuh Perlindungan Tambahan?

Kabel listrik memang memiliki fungsi utama sebagai penghantar arus, namun bukan berarti kabel mampu bertahan menghadapi berbagai risiko lingkungan dan tekanan operasional tanpa bantuan insulasi tambahan. Di lapangan, kabel sering kali harus bekerja dalam kondisi yang jauh dari ideal. Tanpa insulasi yang memadai, kabel sangat rentan mengalami kerusakan yang bisa berujung pada gangguan sistem hingga risiko keselamatan.

Berikut ini beberapa gangguan umum yang sering dihadapi kabel dalam berbagai instalasi:

  • Tekanan fisik, seperti tertimpa benda berat, tertarik saat proses pemasangan, atau tergesek dengan permukaan kasar. Hal ini dapat merusak lapisan isolasi kabel secara perlahan.
  • Suhu ekstrem, baik panas maupun dingin. Di area dengan suhu panas, kabel bisa mengalami pelunakan atau bahkan pelelehan, sementara suhu dingin dapat membuat pelapis kabel menjadi kaku dan retak.
  • Paparan air dan kelembapan tinggi, yang berisiko menyebabkan korosi pada konduktor, bahkan korsleting jika air masuk hingga ke bagian dalam kabel.
  • Bahan kimia agresif, terutama di lingkungan industri seperti manufaktur, farmasi, atau pengolahan makanan, yang bisa mengikis lapisan luar kabel dalam waktu singkat.
  • Serangan hewan pengerat, seperti tikus, yang kerap menggigit kabel untuk mengasah giginya, mengakibatkan putusnya kabel atau hubungan pendek.
  • Paparan sinar ultraviolet (UV) dalam jangka panjang, yang dapat membuat lapisan luar kabel menjadi getas, rapuh, dan akhirnya pecah.

Kerusakan-kerusakan ini mungkin tidak langsung terlihat dalam waktu singkat. Namun, seiring waktu dan akumulasi tekanan yang terus terjadi, kualitas kabel akan semakin menurun. Kabel yang tadinya dapat menghantarkan listrik dengan stabil, perlahan mulai menunjukkan penurunan performa: tegangan tidak konsisten, panas berlebih, bahkan mati total. Dalam kondisi seperti ini, penggantian total kabel sering kali menjadi satu-satunya pilihan, proses yang tentu memakan biaya dan waktu tidak sedikit.

Risiko Jika Mengabaikan Insulasi Kabel

Mengabaikan penggunaan insulasi kabel bisa membawa dampak serius, antara lain:

  • Korsleting atau gangguan listrik, akibat rusaknya lapisan isolasi yang membuat kabel bersentuhan langsung dengan material lain atau bahkan sesama kabel.
  • Kerusakan pada peralatan dan mesin, karena arus listrik yang tidak stabil atau mendadak terputus saat dibutuhkan.
  • Downtime operasional, terutama di lingkungan industri, yang berarti terhentinya proses produksi atau distribusi. Ini bisa berujung pada kerugian waktu dan potensi kehilangan pendapatan.
  • Risiko kebakaran, yang dapat terjadi jika kabel rusak menyebabkan percikan api dan menyentuh material mudah terbakar.
  • Biaya perbaikan besar, karena penggantian kabel dan peralatan penunjang tidak hanya mahal, tetapi juga membutuhkan waktu dan keterampilan teknis khusus.

Oleh karena itu, memasang kabel tanpa insulasi tambahan sama seperti membiarkan aset penting Anda terpapar risiko tanpa perlindungan. Investasi kecil dalam perlindungan kabel bisa memberikan manfaat besar dalam jangka panjang: menjaga aliran sistem, memperpanjang umur pakai kabel, dan tentu saja menjaga keselamatan orang-orang di sekitarnya.

Memilih insulasi kabel memang penting, tapi dimulai dari satu hal utama: kabel yang benar-benar berkualitas. Karena sekuat apa pun perlindungannya, jika kabelnya tidak andal, tetap berisiko mengalami gangguan.

Di Rumah Listrik Indonesia, kami hanya menyediakan kabel asli dan resmi dari Jembo Cable, yang dikenal kuat, tahan lama, dan sesuai standar industri.
Kabel yang baik adalah fondasi dari sistem listrik yang aman dan efisien  dan kami siap menyediakannya untuk kebutuhan Anda.

Pengiriman kabel NA2XSEYBY

RLI, Cikarang – Minggu ini, kami kembali dipercaya untuk menangani pengiriman kabel listrik dalam jumlah besar untuk proyek infrastruktur jalan tol. Kepercayaan ini bukanlah hal yang datang begitu saja, melainkan hasil dari komitmen kami dalam menjaga kualitas produk, konsistensi pelayanan, serta ketepatan waktu dalam setiap pengiriman.

Di tengah tuntutan proyek yang kompleks dan berstandar tinggi, kabel yang digunakan harus memiliki mutu yang terjamin. Itulah mengapa kami hanya menyediakan kabel Jembo yang bersertifikasi SNI & IEC, yang sudah teruji dari sisi keamanan, daya tahan, dan efisiensi jangka panjang. Untuk proyek jalan tol kali ini, kami mengirimkan jenis kabel NA2XSEYBY, yang dikenal dengan performa stabil dan perlindungan ekstra terhadap gangguan mekanis.

Kabel NA2XSEYBY adalah kabel aluminium berisolasi XLPE dengan pelindung baja, dirancang untuk instalasi di bawah tanah maupun area luar ruang. Produk ini sangat ideal untuk proyek infrastruktur besar seperti jalan tol karena menawarkan:

  • Ketahanan terhadap suhu tinggi dan kelembapan
  • Perlindungan mekanis dari pelindung baja
  • Efisiensi daya hantar dengan bobot yang lebih ringan

Keberhasilan pengiriman ini mempertegas peran kami bukan hanya sebagai penyedia produk, tapi juga sebagai mitra strategis dalam mendukung kelancaran dan keberhasilan berbagai proyek.

Jika Anda sedang merencanakan proyek dan membutuhkan kabel listrik berkualitas tinggi, bersertifikat resmi, dan siap kirim dalam jumlah besar, kami siap menjadi mitra terpercaya Anda.

💬 Hubungi tim kami sekarang untuk konsultasi, penawaran khusus, atau kebutuhan pengadaan kabel sesuai spesifikasi proyek Anda!

RLI, Cikarang – Pernah kepikiran kenapa listrik di rumah pakainya arus bolak-balik (AC), bukan arus searah (DC)? Padahal, DC sering disebut lebih stabil dan aman. Tapi kenyataannya, hampir semua rumah di seluruh dunia pakai AC sebagai sumber listrik utama. Yuk, kita bahas bareng kenapa listrik rumah lebih cocok pakai AC, biar makin paham dan nggak salah kaprah soal arus listrik!

Apa itu listrik AC dan DC?

Arus bolak-balik (AC) adalah jenis arus listrik di mana aliran muatannya berubah arah secara berkala. Dalam sistem AC, bayangkan kamu punya selang air yang mengalir maju-mundur secara teratur. Kadang airnya mengalir ke depan, lalu sebentar kemudian balik arah ke belakang, terus begitu secara berulang-ulang. Nah, itulah gambaran sederhana dari arus bolak-balik (AC) dengan aliran listrik terus berubah arah, naik turun dari positif ke negatif dalam bentuk gelombang.

Arus searah (DC) adalah jenis arus listrik di mana aliran muatannya hanya mengalir ke satu arah saja. Sekarang bayangkan air yang mengalir lewat pipa hanya satu arah saja, dari titik A ke titik B, tanpa pernah balik arah. Itulah arus searah (DC), arus listrik yang tegangannya stabil (konstan) dari waktu ke waktu. 

Kenapa Rumah Pakai AC, Bukan DC?

Setelah tahu bedanya AC dan DC, mungkin kamu makin penasaran: kalau DC lebih stabil dan aman, kenapa justru AC yang dipilih untuk rumah? Jawabannya ada di efisiensi, kemudahan distribusi, dan dukungan teknologinya. Yuk kita bahas!

1. AC Lebih Mudah Dikirim Jarak Jauh

Salah satu alasan utama kenapa AC dipakai untuk listrik rumah adalah karena AC bisa dikirimkan dari pembangkit listrik ke tempat jauh tanpa banyak kehilangan energi. Ini berkat teknologi yang namanya transformator, yang bisa menaikkan atau menurunkan tegangan listrik dengan mudah.

Tegangan tinggi bikin arus yang lewat kabel jadi kecil, dan itu artinya energi yang hilang selama perjalanan juga lebih sedikit. Setelah sampai dekat rumah kamu, tegangan listriknya diturunkan lagi supaya aman dipakai. Kalau pakai DC, proses ini jauh lebih rumit dan mahal karena butuh alat khusus (bukan transformator biasa).

2. Lebih Efisien untuk Sistem Kelistrikan Skala Besar

Jaringan listrik di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, sudah dibangun berdasarkan sistem AC sejak dulu. Infrastruktur seperti gardu, kabel tegangan tinggi, dan sistem distribusinya semua didesain untuk AC. Jadi, memakai DC untuk rumah tinggal butuh biaya dan perubahan besar, yang tentu kurang praktis.

3. Lebih Aman Saat Terjadi Gangguan

Meskipun DC terlihat lebih stabil, AC justru lebih mudah diputus arusnya saat terjadi korsleting atau gangguan. Karena arus AC selalu naik turun dan menyentuh titik nol secara berkala, alat pemutus arus bisa bekerja lebih efektif. Hal ini membantu mengurangi risiko kebakaran akibat percikan listrik.

4. Lebih Sesuai untuk Peralatan Rumah Tangga

Sebagian besar peralatan rumah seperti mesin cuci, kipas angin, kulkas, dan lampu memang sudah dirancang untuk menggunakan arus AC. Bahkan alat-alat elektronik yang pakai DC, seperti laptop atau TV, tetap harus disambung ke stopkontak AC dulu, baru kemudian diubah menjadi DC lewat adaptor.

Jadi, meskipun DC terdengar lebih ‘ramah’ karena stabil dan aman, arus bolak-balik (AC) tetap unggul untuk sistem listrik rumah: lebih efisien saat dikirim jarak jauh, mudah diatur voltasenya melalui transformator, lebih hemat dari segi infrastruktur, kompatibel dengan hampir semua perangkat rumah tangga, dan lebih aman secara keseluruhan.

Untuk mendukung sistem listrik AC di rumah, kamu perlu kabel andal yang tahan lama dan Kabel Jembo jawabannya. Dengan mengandalkan kabel jembo, instalasi listrik rumahmu akan lebih aman, efisien, dan siap mendukung segala kebutuhan listrik AC. Gak cuma itu, dengan standar mutu sesuai SNI dan IEC, Kabel Jembo siap bikin listrik rumahmu lebih andal tanpa drama power cut.